Archive | Desember 2011

“Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Demam Tifoid Di Ruang Perawatan Anak RSU XX”

Pembangunan kesehatan mempunyai tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan, sumber daya manusia serta kesejahteraan keluarga dan masyarakat pada umumnya. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan meningkatkan mutu dan terjangkaunya pelayanan kesehatan yang semakin merata serta mengembangkan, sikap dan perilaku hidup sehat dimasyarakat  (Robert Jauri, 2006).

Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional, yaitu untuk melihat hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan kejadian demam tifoid di ruang Perawatan Anak RSU XX. Oleh karena terbatasnya biaya, waktu dan kemampuan, maka variabel yang diteliti adalah tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan anak demam tifoid

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Ruang Perawatan Anak RSU XX dari tanggal 4 Juli sampai dengan 4 Agustus 20… dapat disimpulkan bahwa :

Terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu dengan penyakit demam tifoid di Ruang Perawatan Anak RSU XX.

Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan penyakit demam tifoid di Ruang Perawatan Anak RSU XX.

Kode file : AN009
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, dll)
–    Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar pustaka.
–    Lampiran 2 (Kuesioner, master tabel,Power Point, dll)

Bentuk file : Ms.Word

“Faktor Yang Berhubungan Dengan Rehidrasi Pada Pasien Diare Anak Usia 2 – 5 Tahun DI RSU XX”

Pada umumnya masalah penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang berbasis lingkungan masih merupakan masalah kesehatan terbesar di Indonesia baik dikarenakan masih buruknya kondisi sanitasi dasar, lingkungan fisik maupun rendahnya perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Diare juga diketahui sebagai penyumbang utama pada masalah kekurangan gizi. Bahaya utama diare adalah kematian yang disebabkan karena tubuh banyak kehilangan air dan garam yang terlarut sehingga penanganan dehidrasi dengan melakukan rehidrasi yang intensif harus segera dilakukan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis cairan dan cara pemberian cairan dengan rehidrasi pada pasien diare di RSU XX.

Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan (masukan) informasi bagi para perawat khususnya dalam memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar manusia terutama pemenuhan cairan dan elektrolit pada pasien diare.

Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Analitik dengan  metode Cross Sectional yaitu rancangan yang mengkaji dinamika korelasi/hubungan Variabel Independen dengan Variabel Dependen pada saat yang bersamaan. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien diare yang dirawat di rumah sakit labuang baji  dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji statistic Chi-square. Hasil penelitian menyatakan adanya hubungan antara jenis cairan dan cara pemberian cairan dengan rehidrasi pada pasien diare di Rumah Sakit Umum Sawerigading Palopo. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka perlu optimalisasi peran tenaga kesehatan termasuk perawat sebagai perawat pelaksana dalam memberikan tindakan keperawatan secara intensif kepada pasien diare.

Kata kunci    : Rehidrasi, Diare

Kode file : AN010
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, abstrak, dll)
–    Bab  lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar Tabel, Daftar lampiran, Daftar pustaka.
–    Lampiran2 (Lembar Observasi, dll)

Bentuk file : Ms.Word

“Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Ibu Tentang Perawatan Ispa Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Puskesmas XX”

Ispa masih penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita di Indonesia dan negara yang sedang berkembang. Idealnya seorang ibu sudah mempunyai bekal merawat anaknya yang sedang sakit Ispa dengan pengetahuan yang baik tentang perawatan anak di rumah. Dari pengetahuan ini muncul respon untuk bersikap terhadap perawatan anak yang ditujukan sebagai bentuk usaha peningkatan kesembuhan dalam taraf mencapai tingkat kesehatan secara maximal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu tentang perawatan Ispa dengan kejadian Ispa di Puskesma XX. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan (masukan) informasi bagi para ibu sebagai upaya peningkatan kesehatan keluarga. Populasi dari penelitian ini semua ibu yang Ibu yang membawa anaknya berobat  dan terdiagnosa Ispa oleh dokter.

Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Analitik dengan  metode Cross Sectional yaitu rancangan yang mengkaji dinamika korelasi/hubungan Variabel Independen dengan Variabel Dependen pada saat yang bersamaan. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang membawa anaknya bero inklusi yaitu 123 responden dengan menggunakan tehnik purposive sampling, analisis data dilakukan dengan uji statistic Chi-square. Hasil penelitian menyatakan adanya hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu tentang perawatan Ispa dengan keadian Ispa pada balita di Puskesmas XX. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka perlu optimalisasi peran tenaga kesehatan termasuk perawat sebagai educator dalam memberikan informasi pencegahan dan perawatan anak dengan Ispa yang dilakukan oleh ibu di rumah.

Kata kunci    : Pendidikan, Pengetahuan, Kejadian Ispa

Kode file : AN009
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, abstrak, dll)
–    Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar Tabel, Daftar lampiran, Daftar pustaka.

Bentuk file : Ms.Word

“Faktor Yang Berhubungan Dengan Pertumbuhan Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas XX”

Dalam ilmu kesehatan anak istilah pertumbuhan dan perkembangan anak menyangkut semua aspek kemajuan yang dicapai oleh jazad manusia dari konsepsi sampai dewasa. Masalah gizi dapat terjadi pada seluruh kelompok umur bahkan masalah gizi pada suatu kelompok umur tertentu akan mempengaruhi pada status gizi pada periode siklus kehidupan berikutnya (Intergenerational Impact). Tingkat tercapainya potensi biologik seseorang, merupakan hasil interaksi berbagai macam faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor genetik, lingkungan, bio-psiko-sosial dan perilaku . Proses yang unik dan hasil akhir yang berbeda-beda yang memberikan ciri khas tersendiri pada setiap anak.

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pertumbuhan anak balita di Di Wilayah Kerja Puskesmas XX

Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional Study dengan melakukan pengukuran atau pengamatan dan pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach) dengan tehnik penarikan sampel yaitu quota sampling terhadap populasi target  sehingga didapatkan 90 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara terstruktur dengan menggunakan kuisioner sebagai acuan. di Di Wilayah Kerja Puskesmas XX Pengolahan data/uji statistik menggunakan SPSS Versi 11.5dan disajikan dalam bentuk narasi dan tabel..

Hasil Uji Kai-kuadrat menunjukkan bahwa Tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan bapak dengan pertumbuhan balita, sementara ada hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu, sosial ekonomi keluarga, jumlah anak dalam keluarga dan lingkungan sosial budaya dengan pertumbuhan balita di Di Wilayah Kerja Puskesmas XX

Saran penulis agar pihak manajemen Puskesmas Jumpandang Baru Makassar mampu membina dan meningkatkan pengetahuan perawat khususnya perawat kesehatan masyarakat yang dimilikinya dalam rangka meningkatkan status gizi balita yang dilihat melalui pertumbuhan balita di wilayah kerja Puskesmas Jumpandang Baru Makassar dan bagi pihak akademik/institusi agar menambah jumlah jam perkuliahan untuk mata kuliah riset keperawatan sehingga mahasiswa dapat lebih banyak mendapatkan materi-materi dan bimbingan yang berkaitan dengan riset keperawatan, sehingga terbuka wawasannya mengenai riset di bidang keperawatan. Sementara untuk peneliti selanjutnya yang berminat meneliti tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan pertumbuhan anak balita agar penelitian tersebut dapat dilakukan dalam skala besar dengan jumlah sampel yang besar dan tempat penelitian diperluas ke rumah sakit lain, sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasikan.

 

Key Word : tingkat pendidikan, sosial ekonomi, jumlah anak, lingkungan sosial budaya dan pertumbuhan balita.

Kode file : AN008
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, abstrak, dll)
–    Bab 1 – 5
–    Daftar pustaka, Daftar Tabel.
–    Lampiran 2 (Master Tabel, dll)

Bentuk file : Ms.Word

“Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingginya Tingkat Morbiditas DHF Di Ruang Perawatan Anak RSU XX”

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) dalam kurun waktu lima tahun terakhir berendemi cukup luas di hampir seluruh daerah di Indonesia, khususnya di perkotaan. Penyakit  Demam Berdarah  Dengue (DBD/DHF) telah  menyebar  secara  luas  ke  seluruh kawasan dengan jumlah kabupaten/kota terjangkit semakin meningkat hingga ke wilayah pedalaman. Penyakit Demam Berdarah atau Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) ialah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kedua jenis nyamuk ini terdapat hampir di seluruh pelosok Indonesia, kecuali di tempat-tempat ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingginya tingkat morbiditas penderita DHF di ruang perawatan anak RSU XX.

Desain penelitian yang digunakan adalah rancangan studi potong lintang (cross sectional study). Dilakukan secara serentak pada individu-individu dari populasi pada suatu saat atau periode dengan tehnik penarikan sampel yaitu tehnik purposive sampling terhadap populasi target  sehingga didapatkan 50 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik observasi kepada klien yang dirawat di Ruang Perawatan Anak RSU XX. Pengolahan data/uji statistik menggunakan SPSS Versi 11.5dan disajikan dalam bentuk narasi dan tabel..

Hasil Uji Kai-kuadrat menunjukkan bahwa erdapat hubungan antara umur penderita, jenis kelamin penderita, keadaan musim, kondisi lingkungan dan kepadatan penduduk dengan tingginya tingkat morbiditas penderita DHF di ruang perawatan anak RSU XX.

.Saran penulis diharapkan kepada pemerintah setempat untuk mengambil tindakan yang dianggap terbaik dalam mengantisipasi melonjaknya kejadian DHF pada daerah-daerah yang telah teridentifikasi sebagai daerah yang padat penduduknya, agar pihak manajemen RSU XX untuk mengantisipasi melonjaknya kejadian DHF tidak hanya pada bulan-bulan melonjaknya kejadian DHF tetapi juga tetap berhati di bulan-bulan setelahnya terutama saat musim hujan masih berlangsung dan agar pihak manajemen RSU XX mampu membina dan meningkatkan pengetahuan perawat khusunya perawat pelaksana yang dimilikinya dalam memberikan penyuluhan kepada orang tua pasien dalam mencegah kejadian penyakit demam berdarah kemudian untuk peneliti selanjutnya yang berminat meneliti tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan tingginya tingkat morbiditas DHF agar penelitian tersebut dapat dilakukan dalam skala besar dengan jumlah sampel yang besar pula dan tempat penelitian diperluas ke rumah sakit lain, sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasi.

Kode file : AN007
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, abstrak, dll)
–    Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar pustaka, Daftar Tabel.
–    Lampiran 2 (Lembar Observasi, dll)

Bentuk file : Ms.Word

“Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Anak Umur 6 – 11 Tahun Di Ruang Perawatan Anak RSUD XX”

Gizi adalah suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui proses digesti, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi normal dari organ-organ, serta menghasilkan energi.

            Tujuanpenelitian Untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan status gizi anak umur 6 – 11 tahun di Ruang Perawatan Anak RS XX.

Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan studi “Cross Sectional”, di mana data yang menyangkut variabel bebas dan variabel terikat. Metode yang digunakan untuk memperoleh data tersebut dilakukan dengan teknik observasi, pemeriksaan fisik dan wawancara berdasarkan daftar pertanyaan yang telah disiapkan terhadap 58 orang sampel. Pengolahan data menggunakan komputer program SPPS versi 11,5 dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Dari hasil analisis “univariat dan bivariat  dengan menggunakan uji Chi- Square

            Hasil penelitian  sebagai berikut : tidak ada hubungan yang bermakna antara pola makan anak dengan status gizi anak yang dirawat di Ruang Perawatan Anak Rumah Sakit XX dengan nilai p = 0,927 (lebih besar dari nilai α (0,05)), dan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan status gizi anak yang dirawat di Ruang Perawatan Anak Rumah Sakit XX dengan nilai p = 0,046 (lebih kecil dari nilai α (0,05)).

Kesimpulan penelitian ini adalah : faktor yang mempunyai hubungan dengan status gizi yaitu pendidikan ibu. Sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan status gizi yaitu pola makan anak .

Dari hasil penelitian ini peneliti berharap agar pihak manajemen Rumah Sakit XX mampu membina dan meningkatkan pengetahuan perawat khusunya perawat pelaksana yang dimilikinya dalam memberikan penyuluhan kepada orang tua pasien dalam penanganan penyakit diare demi mencegah kejadian penyakit gangguan gizi.

Key Word : status gizi, pendidikan ibu dan  pola makan anak

Kode file : AN005
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, dll)
–    Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar pustaka, Daftar Tabel.
–    Lampiran 2 (Kuesioner, Tabulasi data, dll)

Bentuk file : Ms.Word

Pengaruh Bermain Terhadap Penerimaan Anak Usia “TODDLER” Pada Tindakan Pemberian Obat Per Oral di RSU XX

Anak usia toddler yang dirawat di Rumah Sakit akan merasa tidak aman dan tidak nyaman. Tidak mengerti kenapa harus dirawat, berpisah dengan orang terdekat dan cemas dengan lingkungan yang baru. Reaksi anak terhadap  penyakit dan hospitalisasi dapat berupa; rasa cemas, kehilangan kontrol, dan takut akan nyeri dan perlukaan. Pemberian intervensi bermain sebelum dilakukan tindakan pemberian obat dimaksudkan untuk memfasilitasi perawat untuk berkomunikasi verbal maupun non verbal kepada anak. memberikan pelepasan stres dan ketegangan, memungkinkan ekspresi emosi dan pelepasan impuls yang tidak dapat diterima dalam bentuk yang secara sosial dapat diterima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bermain terhadap penerimaan anak usia toddler pada tindakan pemberian obat per oral.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen. Populasi yang diteliti adalah anak usia toddler yang dirawat di RSU XX. Dengan jumlah sampel 30 responden. Teknik penarikan sampel secara purposive sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Setelah kedua kelompok di observsi mengenai sikap penerimaan anak tahap I, kelompok perlakuan diberikan intervensi bermain, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Selanjutkan dilakukan observasi tahap II pada kedua kelompok. Instrumen pengumpulan data  menggunakan lembar observasi dengan penilaian menurut skala Gutman.  Analisa data menggunakan Uji-t, Chi-Square, dan Odds Ratio, dengan tingkat kemaknaan α = 5% (0,05).

Hasil analisa pada kelompok perlakuan dengan Uji-t ditemukan bahwa ada pengaruh bermain terhadap penerimaan anak usia toddler pada tindakan pemberian obat per oral, dengan nilai P=0,004 < 0,05.  dan pada Chi-Square (Fisher’s Exact Tes) diperoleh nilai P=0,02 < 0,05 yang dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermain dengan penerimaan pada tindakan pemberian obat per oral, sedangkan pada analisa dengan Odds Ratio diperoleh nilai 8,000 artinya anak yang diberikan intervensi bermain mempunyai peluang delapan kali lebih besar untuk bersikap menerima tindakan pemberian obat per oral dibandingkan anak yang tidak dibeikan intervensi bermain. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak detemukan adanya pengaruh maupun hubungan dengan nilai ekspektasi Uji-t p=0,334 > 0,05 dan Chi-Square p=1,000 > 0,05.

Kesimpulan ada pengaruh bermain terhadap penerimaan anak usia toddler pada tindakan pemberian obat per oral.

Saran kepada isntitusi rumah sakit agar menyediakan dan menfasilitasi sarana bermain, kepada perawat yang berfokus pada perawatan pediatri agar menggunakan teknik bermain sebelum melakukan tindakan keperawatan.

Kode file : AN004

File skripsi ini meliputi :

–    Halaman Depan (Sampul, daftar isi, daftar  tabel, dll)

–    Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

–    Daftar pustaka.

–    Lampiran 2 (lembar observasi, Tabulasi data, dll)

Bentuk file : Ms.Word

“Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Tumbuh Kembang Anak Balita Dengan Pemanfaatan KMS Di Wilayah Kerja Puskesmas XX”

Berdasarkan survey yang pernah dlaksanakan sebelum penelitian diwilayah kerja Puskesmas XX. Selain itu didapatkan data balita khususnya sebanyak 103 orang sedangkan cakupan penimbangan pada bulan Desember 2008 sebanyak 63 orang ( 61,16%).

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa (1) hubungan pengetahuan ibu tentang pertumbuhan anak balita dengan pemanfaatan KMS (2) hubungan pengetahuan ibu tentang perkembangan anak balita dengan pemanfaatan KMS.

Penelitian bersifat deskripti analitik dengan menggunakan desain cross secsional, jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan menggunakan tehnik purposive sampling, pengumpulan data pemamfaatan KMS menggunakan wawancara (skala guttman ) apabila YA bernilai 2 dan TIDAK bernilai 1. Data dianalisa dengan menggunakan analisa statistic univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square pada SPSS versi 11,5 for Windows.

Berdasarkan hasil uji statistic Chi-square diperoleh nilai p = 0,011 < α 0,05. dengan demikian nilai p lebih kecil dari α = 0,05 terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang pertumbuhan anak balita dengan pemanfaatan KMS. Begitupun hubungan pengetahuan ibu tentang perkembangan anak balita dengan pemanfaatan KMS diperoleh nilai p = 0,00 < α 0,05 artinya terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang perkembangan anak balita dengan pemanfaatan KMS.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data maka dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa terdapat hubungan bermakna pengetahuan ibu tentang  pertumbuhan dan perkembangan anak balita denagn pemanfaatan KMS.

Disarankan kepada ibu balita untuk meningkatkan pengetahuan tentang tumbuh kembang anak balita dengan pemanfaatan KMS.

Kode file : AN003
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, dll)
–    Bab 1 – 6 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar pustaka, Daftar Tabel.
–    Lampiran 2 (kuesioner, master tabel, dll)

Bentuk file : Ms.Word

“Hubungan Antara Perilaku Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Anak Balita Di Ruang Perawatan Anak RSU XX”

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), diare adalah penyebab nomor satu kematian balita di seluruh dunia. Di Indonesia, diare adalah penyebab kematian balita nomor dua setelah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Sementara UNICEF (Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan anak) memperkirakan bahwa, setiap 30 detik ada satu anak yang meninggal dunia karena diare. Di Indonesia, setiap tahun 100.000 balita meninggal karena Diare. Dari 10 penyakit yang terbesar di RSU XX pada Januari sampai Desember tahun 2008  jumlah penderita diare sebanyak 365 orang (88,3%) terdiri dari laki-laki 150 orang dan perempuan 215 orang, dua diantaranya meninggal dunia.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara umum hubungan antara perilaku ibu dengan kejadian diare pada anak balita di Ruang Perawatan Anak RSU XX.

Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional Study dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan (sekali waktu) dengan tehnik penarikan sampel yaitu total Sampel terhadap populasi target  sehingga didapatkan 30 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada resonden dan lembar observasi terhadap kejadian diare pada anak balita di Ruang Perawatan Anak RSU XX. Pengolahan data/uji statistik menggunakan SPSS Versi 11.5dan disajikan dalam bentuk narasi dan tabel..

Hasil Uji Kai-kuadrat menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara waktu pemberian ASI, penggunaan botol susu dan kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian diare pada anak balita di Ruang Perawatan Anak RSU XX. Sementara itu tidak ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara cara pnyajian makanan dengan kejadian diare pada anak balita yang dirawat di Ruang Perawatan Anak RSU XX.

Kode file : AN002
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, dll)
–    Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar pustaka, Daftar Tabel.
–    Lampiran 2 (kuesioner, dll)
Bentuk file : Ms.Word

“Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Morbiditas Bronchopenumoni Di Ruang Perawatan Anak RSU XX”

Menurut Survai Kesehatan Rumah Tangga tahun 1998, diperkirakan kematian akibat infeksi saluran nafas sebesar 9,3% dari seluruh kematian, kematian oleh sebab tuberkulosis 8,4%, dan oleh sebab bronkhitis, emphisema dan asthma sebesar 5,8%. Bronchopneumonia sangat rentan terhadap bayi berumur di bawah dua bulan, berjenis kelamin laki-laki, kurang gizi, berat badan lahirrendah, tidak mendapatkan air susu ibu yang memadai, polusi udara, kepadatan tempat tinggal, imunisasi yang tidak memadai, dan defisiensi vitamin A. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko kematian akibat pneumonia adalah bayi di bawah umur dua bulan, tingkat sosioekonomi rendah, kurang gizi, berat badan lahir rendah, tingkat pendidikan ibu rendah, tingkat pelayanan kesehatan masih kurang, padatnya tempat tinggal, imunisasi yang tidak memadai, dan adanya penyakit kronis pada bayi.

Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingginya morbiditas bronchopneumoni di  Ruang Perawatan Anak RSU XX.

Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan studi “Cross Sectional”, di mana data yang menyangkut variabel bebas dan variabel terikat. Metode yang digunakan untuk memperoleh data tersebut dilakukan dengan teknik observasi, pemeriksaan fisik dan wawancara berdasarkan daftar pertanyaan yang telah disiapkan terhadap 30 orang sampel. Pengolahan data menggunakan komputer program SPPS versi 11,5 dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi.

Hasil penelitian  sebagai berikut : Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu, pengetahuan ibu dan status gizi anak dengan morbiditas bronchopneumoni di Ruang Perawatan Anak RSU XX.

Kesimpulan penelitian ini adalah : faktor yang mempunyai hubungan dengan morbiditas bronchopneumoni yaitu pendidikan dan pengetahuan ibu serta status gizi anak.

Dari hasil penelitian ini peneliti berharap agar pihak manajemen RSU XX mampu membina dan meningkatkan pengetahuan perawat khusunya perawat pelaksana yang dimilikinya dalam memberikan penyuluhan kepada orang tua pasien khususnya ibu dalam penanganan dan pencegahan penyakit bronchopneumoni dengan meningkatkan pengetahuan ibu dan peningkatan gizi anak.

Kode file : AN001
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, dll)
–    Bab 1 – 6 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar pustaka, Daftar Tabel.
–    Lampiran 2 (kuesioner, master tabel, dll)

Bentuk file : Ms.Word