Archive | Februari 2013

Hubungan Pendidikan Dan Pengetahuan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas XX Kecamatan XX

Sampai saat ini, khususnya di negara-negara berkembang seperti indonesia penyakit diare masih merupakan masalah utama, karena angka kejadian diare masih cenderung meningkat dan masih merupakan penyebab kematian balita.

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian iniadalah untuk mengetahui hubungan pendidikan dan pengetahuan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas XX

Metode penelitian penelitian yang digunakan adalah survey dengan pendekatan crosssectional study dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan dan pengetahuan dengan kejadian diare pada balita.Sampel dalam penelitian ini adalah semua balita yang ada di wilayah kerja puskesmas malaka dengan pengambilan sampel secara Sistematik Random Sampling dengan jumlah 59 sampel, kemudian diuji statistik dengan menggunakan uji chi-square dan hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi.

Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak, ada hubungan  Pengetahuan dengan kejadian diare pada balita dengan nilai p ( 0,09 ) < ( 0,1 ), tidak ada hubungan pendidikan dengan kejadian diare pada balita dengan nilai p ( 0,4 ) > ( 0,1 ).

Untuk menurunkan angka kejadian diare pada balita perlu perhatian khusus seperti memperhatikan pengetahuan ibu, khususnya mengenal itanda-tanda penyakit tersebut dan bagaimana cara mencegahnya.

Kode file : NW004

File skripsi ini meliputi :

– Bagian depan (daftar isi, dll)

– Bab I – VI lengkap (pendahuluan s/d penutup)

– Daftar Pustaka

– Lampiran2 (kuesioner, dll)

Bentuk file : Ms.Word

Gambaran Mutu Pelayanan Kesehatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Xx Kabupaten XX

Mutu  pelayanan keperawatan  sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan, bahkan menjadi salah satu faktor penentu citra institusi pelayanan kesehatan di mata masyarakat. Hal ini terjadi karena keperawatan merupakan kelompok profesi dengan jumlah terbanyak, paling depan dan terdekat dengan penderitaan orang lain, kesakitan, kesengsaraan yang dialami masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gamabaran mutu pelayanan kesehatan di ruang rawat inap rumah sakit XX.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan assidental sampling dengan jumlah sampel sebesar 50 responden.

Hasil penelitian ini didapatkan bahwa, daya tanggap baik sebanyak37 (74%), sedangkan daya tanggap kurang sebanyak 13 (26%), kehandalan baik 38 (76%) sedangkan kehandalan kurang12 (24%), jaminan baik sebanyak 39 (78%) dan jaminan kurang 11 (22%), bukti nyata baik sebanyak 40 (80%) dan bakti nyata kurang sebanyak 10 (20%),sedangkan empathy yang baik sebanyak 42 (84%)dan empati yang kurang sebanyak 8 (16%).

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dari 50 responden sebagain besar pasien rawat inap menyatakan mutu pelayanan kesehatan sudah baik dan guna peningkatan lebih lanjut, maka disarankan perlu melakukan peningkatan upaya-upaya pelayanan kesehatan .agar hasil kinerja petugas kesehatan yang betu-betul sehat sesuai dengan harapan pasien.

Kode file : Nw003

File skripsi ini meliputi :

– Bagian depan (daftar isi, dll)

– Bab I – VI lengkap (pendahuluan s/d penutup)

– Daftar Pustaka

– Lampiran2 (kuesioner, dll)

Bentuk file : Ms.Word

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas XX Kecamatan XX

Pada dasarnya masalah gizi timbul karena asupan gizi yang kurang pada balita, yaitu kurangnya konsumsi karbohidrat, proten, lemak dan mineral.Bila konsumsi selalu kurang dari kecukupan gizinya, maka seseorang akan menderita gizi kurang (Status gizi tidak normal). Sebaliknya, jika konsumsi gizi melebihi kecukupan gizinya, maka yang bersangkutan akan menderita gizi lebih (status gizi tidak normal).
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada balita di Wilayah Kerja Puskesma Malaka Kecamatan XX Kabupaten XX Tahun XX
Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan pendekatan cross sectional study dengan tujuan untuk mengetahui hubungan penyakit infeksi, dan pola asuh dengan status gizi pada balita .Sampel dalam penelitian ini adalah semua balita yang ada di wilayah kerja puskesmas malaka dengan pengambilan sampel secara Sistematik Random Sampling dengan jumlah 57 sampel, kemudian diuji statistik dengan menggunakan uji chi-square dan hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi.
Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak, ada hubungan penyakit infeksi dengan status gizi pada balita dengan nilai p ( 0,001 ) < ( 0,1 ), tidak ada hubungan pola asuhdengan status gizi pada balita dengan nilai p ( 0,3 ) < ( 0,1 ).
Untuk menurunkan angka kejadian gizi pada balita perlu perhatian khusus seperti memperhatikan pola asuh pada anak, tentang bahaya penyakit infeksi yang berdampak pada status gizi balita, serta perbaikan pola asuh terhadap anak demi peningkatan status gizinya.

Kode file : NW001

File skripsi ini meliputi :

– Bagian depan (daftar isi, dll)

– Bab 1 – 6 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

– Daftar Pustaka

– Lampiran2

Bentuk file : Ms.Word