Archives

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang K.E.P (Kurangenergi Protein) Dengan Perilaku Orang Tua Dalam Meningkatkan Status Gizi Balita Dengan K.E.P

K.E.P (Kurang Energi Protein) menjadi problem nasional yang serius pada masa krisis ini. Dalam meningkatkan status gizi balita dengan K.E.P bukan hanya melalui pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja, tetapi juga menyangkut aspek pengetahuan, sikap dan perilaku orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang K.E.P dengan perilaku orang tua dalam meningkatkan status gizi balita dengan K.E.P
Design yang digunakan pada studi ini adalah Cross Sectional dengan populasi orang tua yang mempunyai balita dengan K.E.P diwilayah kerja Puskesmas Ngrambe Kab. Ngawi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 48 responden dan pengambilan sampel dengan menggunakan metode sampling random. Variabel independen adalah pengetahuan dan sikap orang tua tentang K.E.P dan variabel dependen adalah perilaku orang tua dalam meningkatkan status gizi balita dengan K.E.P. Metode pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa data yang digunakan Sperman Rank Corelation test dengan tingkat kemaknaan p ≤ 0,005.
Dari hasil penelitia didapatkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua tentang K.E.P dengan perilaku orang tua dengan korelasi rendah dengan nilai p = 0,034 dan r = 0,307 dan ada hubungan antara sikap orang tua tentang K.E.P dengan perilaku korelasi sedang dengan nilai p = 0,004 dan
r = 0,411.
Dari penelitain ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap orang tua tentang K.E.P berhubungan dengan perilaku orang tua dalam meningkatkan status gizi balita dengan K.E.P dengan korelasi rendah dan sedang.

Kode File : K012
File skripsi ini meliputi :
a. Halaman depan (abstrak, kata pengantar, daftar isi, dll)
b. Bab I – V (pendahuluan – penutup) lengkap
c. Daftar Pustaka
d. Instrumen, dll

Donasi: Rp. 100.000,-

Hubungan Komunikasi Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pada Pasien Yang Dirawat Di Unit Perawatan Kritis RS XX

Dalam peraktek keperawatan profesional perawat memegang tanggung jawab yang sangat besar terhadap klien dan keluarga. Penelitian menunjukkan bahwa keluarga mengalami kecemasan dan disorganisasi perasaan ketika anggota keluarganya MRS dalam critical care unit ini disebabkan mereka sering kesulitan bekerja sama dengan perawat. Hal demikian terjadi karena pelaksanaan komunikasi yang tidak efektif atau kurang baik antara perawat dengan pasien dan keluarganya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pada pasien yang dirawat di unit perawatan kritis.

Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional terhadap komunikasi perawat dan tingkat kecemasan keluarga dengan menggunakan rancangan cross sectional, analisa data menggunakan uji statistik spearmen’s rho dengan derajat kemaknaan < 0,05. Populasi penelitian adalah keluarga pasien yang di unit perawatan kritis Rumkital Dr. XX yang berjumlah 24 orang. Sampel yang didapatkan sesuai dengan kreteria inklusi adalah 20 responden. Variabel independennya adalah komunikasi perawat dan variabel dependennya adalah tingkat kecemasan keluarga. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner.

Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan komunikasi perawat dengan tingkat kecemasan keluarga dengan nilai p = 0,027 pada derajat kemaknaan < 0,05.

Penelitian mendatang diharapkan ada penelitian yang lebih mendalam tentang pelaksanaan komunikasi perawat.

Kode File : K016
File skripsi ini meliputi :
a. Halaman depan (abstrak, kata pengantar, daftar isi, dll)
b. Bab I – V (pendahuluan – penutup) lengkap
c. Daftar Pustaka
d. Instrumen, dll