Efektivitas Minum Air Putih Setiap Pagi Yang Mengalami Konstipasi Pada Pasien Stroke Di Ruang RSUP XX

Stroke adalah kerusakan jaringan otak yang dikarenakan berkurangnya atau terhentinya suplai darah secara tiba-tiba. Konstipasi hampir selalu dijumpai pada pasien stroke dikarenakan sistem saraf enterik usus pada saluran pencernaan terganggu atau mengalami penurunan fungsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas minum air putih setiap pagi yang mengalami konstipasi pada pasien stroke di RSUP xxx. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien stroke yang dirawat inap di RSUP xxx dengan jumlah sampel 26 orang (13 orang untuk masing-masing kelompok). Penelitian ini dilakukan mulai tanggal 22 Juli sampai dengan 8 Oktober 20xx. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpul dengan menggunakan kuesioner demografi dan observasi konstipasi menggunakan instrumen konstipasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan menggunakan uji Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan konstipasi yang signifikan antara kelompok terapi air putih dengan kelompok yang tidak diberikan terapi air putih (p = 0,08 ; p > 0,05). Peneliti menyarankan penggunaan terapi air sebagai salah satu intervensi keperawatan untuk mencegah dan mengatasi konstipasi pada pasien di RS maupun di komunitas dalam proses penyembuhan.

Kata kunci: Stroke, Konstipasi, Terapi air putih

(KODE FILE : JAN11)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *