“Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kegagalan Pengobatan TBC Di Puskesmas XX”

Tuberkulosis masih merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di berbagai negara yang sedang berkembang terutama Indonesia. Indonesia merupakan Negara penyumbang kasus Tuberculosis (TBC) terbesar ke – 3 di dunia, yang setiap tahunnya diperkirakan terdapat penderita baru Tuberculosis (TBC)  menular sebanyak 262.000 orang (44,9% dari 583.000 penderita Tuberculosis (TBC)  baru) dan 140.000 orang diperkirakan meninggal karena penyakit Tuberculosis (TBC). Angka tersebut diyakini sangat dimungkinkan, apalagi bila dikaitakan dengan kondisi lingkungan perumahan, social ekonomi masyarakat, serta kecendrungan peningkatan penderita HIV/AIDS di Indonesia saat ini. Dari hasil survey prevalensi di 15 provinsi yang dilaksanakan pada tahun 1979 – 1982 diperoleh gambaran angka kesakitan antara 200 – 400 penderita per 100.000 penduduk, sedangkan angka provinsi sangat bervariasi.

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui fator-faktor yang berhubungan dengan kegagalan pengobatan Tuberculosis (TBC)  di Puskesmas XX.

Desain penelitian cross sectional dengan populasi adalah penderita Tuberculosis (TBC) di wilayah kerja Puskesmas XX.  Penarikan sampel total sampling pada 30  respoden. Dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan  kumputer  program SPSS Versi 11 PS disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Dari hasil analisis data    menunjukan bahwa ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan penderita Tuberculosis (TBC) dengan kegagalan pengobatan Tuberculosis (TBC). Namun faktor keteraturan berobat dan ketersediaan obat secara uji statistik tidak ada hubungan yang bermakna.

Adapun saran yang dianjurkan kepada pihak manajemen Puskesmas XX khususnya perawat yang terlibat langsung dalam penanganan penderita Tuberculosis (TBC) mampu meningkatkan pengetahuan penderita Tuberculosis (TBC)  dalam rangka mencegah kegagalan pengobatan dengan jalan memberikan penyuluhan tentang pentingnya pengelolaan pengobatan Tuberculosis (TBC).  Dan untuk peneliti selanjutnya yang berminat meneliti tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kegagalan pengobatan Tuberculosis (TBC)  agar penelitian tersebut dapat dilakukan dalam skala besar dengan jumlah sampel yang besar dan tempat penelitian diperluas ke puskesmas lain, sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasikan.

Kode file : KM001
File skripsi ini meliputi :
–    Bagian depan (Sampul, daftar isi, dll)
–    Bab 1 – 6 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
–    Daftar pustaka
–    Lampiran 2 (kuesioner, master tabel, dll)

Bentuk file : Ms.Word
Charge (Biaya) : Rp. 100.000,-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *