Faktor-faktor yang Mempengaruhi Intensitas Nyeri Pasien Pasca Bedah Abdomen di Rumah Sakit Umum Daerah XX

Nyeri merupakan masalah utama yang dirasakan oleh sebagian besar pasien yang mengalami hospitalisasi termasuk di dalamnya pasien pasca bedah. Kira-kira 80 % pasien pasca bedah mengalami nyeri sedang sampai berat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara intensitas nyeri pasien pasca bedah abdomen dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling dengan yang melibatkan 45 pasien pasca bedah abdomen. Instrumen yang digunakan adalah State Anxiety Inventory (S-AI) Form Y untuk menilai tingkat kecemasan pasien pasca bedah abdomen, dan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai intensitas nyeri pasca bedah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas nyeri pasien pada intensitas nyeri sedang 30 orang (66.7%), diikuti dengan intensitas nyeri berat orang 12 (26.7%) dan nyeri ringan 3 orang (6.7%). Faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan terhadap intensitas nyeri pasca bedah abdomen adalah usia (p value = 0.044), jenis kelamin (p value = 0,001), tingkat kecemasan (p value = 0,000). Dari hasil penelitian ini perawat direkomendasikan untuk memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas nyeri pasca bedah abdomen sehingga dapat memberikan intervensi yang tepat kepada pasien dengan masalah keperawatan nyeri dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan. Pengukuran intensitas nyeri pada peneliti selanjutnya sebaiknya menambahkan intrumen yang lebih objektif seperti perilaku nyeri seperti Pain Behavior Observation Protocol dan selanjutnya melakukan observasi tanda-tanda vital pasien agar didapat hasil yang akurat.

(KODE FILE : JN07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *