Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kurangnya Partisipasi Pria dalam KB di Desa XX Kecamatan XX Kabupaten XX

Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya partisipasi pria dalam keluarga berencana dan kesehatan reproduksi antara lain: pengetahuan,, faktor budaya masyarakat, dan dukungan istri, aksebilitas, dan kualitas pelayanan KB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kurangnya partisipasi pria dalam KB. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan tehnik purposive sampling yang berjumlah 68 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan hampir tidak ada perbedaan antara pengetahuan baik dengan pengetahuan cukup yaitu baik 50.0% dan cukup baik 48.5%, kualitas pelayanan KB mayoritas menyatakan baik yaitu 92.6%, berdasarkan dukungan istri terhadap suami dalam KB yang kurang berpartisipasi dalam KB dari 68 orang lebih banyak menyatakan tidak setuju sebanyak 64.7%, berdasarkan aksebilitas pelayanan KB yang mempengaruhi kurangnya partisipasi pria dalam KB sebagian besar menyatakan tidak mudah yaitu 88.2%, berdasarkan budaya yang mempengaruhi kurangnya partisipasi pria dalam KB mayoritas menyatakan tidak setuju yaitu 91.2%. Diharapkan kepada petugas KB agar memotivasi pasangan usia subur terutama para suami agar memakai alat kontrasepsi dengan cara pendekatan kepada para suami dengan melibatkan berbagai pihak terkait, seperti: TOGA dan TOMA, perlunya meningkatkan akses pelayanan KB dengan penyediaan tempat pelayanan KB yang mudah dijangkau masyarakat khususnya masyarakat kecamatan xxx.

Kata kunci : Partisipasi Pria, Keluarga Berencana

[ KODE FILE : FB21 ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *