Gambaran Konsep Diri Klien yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah XX

Hemodialisa dapat memperpanjang usia tanpa batas yang jelas, tetapi tindakan ini tidak akan mengubah perjalanan alami penyakit ginjal yang mendasari dan juga tidak akan mengembalikan seluruh fungsi ginjal. Pasien yang menjalani Hemodialisa mengalami berbagai masalah yang timbul akibat tidak berfungsinya ginjal dan akan mengalami perubahan psikososial yang dapat mempengaruhi konsep diri dalam kehidupan sehari-harinya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif yang bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran tentang konsep diri klien yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Umum xxx. Jumlah sampel sebanyak 57 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klien yang menjalani Hemodialisa memiliki konsep diri positif sebanyak 33 orang (57,9%) yang terdiri dari 5 (lima) komponen konsep diri, yaitu klien yang memiliki gambaran diri positif sebanyak 31 orang (54,4%), ideal diri realistis sebanyak 43 orang (75,4%), identitas diri jelas sebanyak 39 orang (68,4%), peran diri tidak memuaskan sebanyak 35 orang (61,4%), dan harga diri tinggi sebanyak 42 orang (73,7%). Direkomendasikan kepada perawat agar memberikan pendidikan kesehatan kepada klien yang memiliki konsep diri positif sehingga klien dapat mempertahankan atau meningkatkan konsep dirinya dengan respon koping yang adaptif, sedangkan klien yang memiliki konsep diri negatif, diharapkan kepada perawat agar memberikan asuhan keperawatan yang optimal dan mengarahkan pada klien untuk menggunakan koping yang konstruktif dengan pendekatan yang empati dan komunikasi efektif.

(KODE FILE : JN08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *