Gambaran Stressor Dan Koping Mahasiswa Pembelajaran Kurikulum Berbasis Kompetensi Fakultas Keperawatan Universitas XX

Fakultas Keperawatan Universitas XX menerapkan sistem pembelajaran KBK pada mahasiswa pendidikan sarjana angkatan 20xx dan 20xx untuk meningkatkan kualitas lulusannya sesuai kompetensi praktik keperawatan. Tuntutan dan sistem pembelajaran KBK tersebut dapat menjadi stressor yang memicu timbulnya stres pada mahasiswa dan usaha aktif yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasinya disebut dengan koping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stressor dan koping mahasiswa pembelajaran kurikulum berbasis kompetensi Fakultas Keperawatan XX. Desain penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel dengan menggunakan stratified random sampling. Besar sampel yang digunakan sebanyak 66 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner data demografi, kuesioner stressor mahasiswa dan pertanyaan terbuka mengenai koping yang digunakan mahasiswa. Pengumpulan data berlangsung pada bulan Mei sampai Juni 20xx. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa KBK mengalami stres saat mengikuti perkuliahan dan melakukan usaha tertentu untuk mengatasinya. Stressor yang dialami mahasiswa berasal dari lingkungan fisik, psikologis, dan psikososial. Kesimpulan dari penelitian ini adalah stressor utama yang dikeluhakan mahasiswa KBK adalah terkait dengan mempersiapkan ujian blok (75,8%) dan fungsi koping yang digunakan adalah koping yang berfokus pada emosi yaitu escape avoidance (59,1%). Instansi pendidikan keperawatan perlu mengadakan unit konseling untuk membantu mahasiswa yang bermasalah dalam pendidikan, membagi mahasiswa ke dalam dua kelas agar kelas tidak terlalu penuh, dan melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan di kelas.

[ KODE FILE : ME09 ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *