Hubungan Gaya Belajar, Kecepatan Membaca Dan Pemahaman Bacaan Dengan Indeks Prestasi Mahasiswa Ekstensi Sarjana Keperawatan Universitas XX

Gaya diidentikkan dengan cara, maka gaya belajar bisa dianalogikan sebagai cara belajar seseorang dalam menyerap informasi. Membaca cepat adalah kegiatan merespon lambang-lambang cetak atau lambang tulisan. Membaca cepat adalah membaca dengan kecepatan tinggi, hampir keseluruhan materi dibaca dalam waktu tertentu yang disertai dengan pemahaman isi 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya belajar, kecepatan membaca, dan pemahaman bacaan dengan indeks prestasi mahasiswa Ekstensi S1 Keperawatan Universitas Sumatera Utara 2013 selama bulan Oktober sampai bulan November 2013 dengan menggunakan desain Deskriptif Korelasi. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Random Sampling dengan jumlah sampel 90 responden. Hasil penelitian menggambarkan sebagian besar responden memiliki gaya belajar visual sebanyak 49 orang (54,4%), memiliki kecepatan membaca sedang sebanyak 40 orang (44,4%), memiliki pemahaman bacaan cukup sebanyak 52 orang (57,8), memiliki indeks prestasi sangat memuaskan sebanyak 64 orang (71,1%). Uji
korelasi spearman untuk gaya belajar menunjukkan nilai (r) 0,078 dan sig. (1-tailed) 0,232, uji korelasi spearman untuk kecepatan membaca menunjukkan nilai (r) 0,016 dan sig. (1-tailed) 0,441, uji korelasi pearson untuk pemahaman bacaan menunjukkan nilai (r) 0,186 dan sig. (1-tailed) 0,039. Hasil tersebut menunjukkan
gaya belajar dan kecepatan membaca tidak memiliki hubungan karena nilai (p=) lebih besar dari 0,05. Sedangkan untuk pemahaman bacaan memiliki hubungan karena nilai (p=) lebih kecil dari 0,05.

Kata Kunci : Gaya belajar, Kecepatan Membaca, Pemahaman bacaan, Indeks prestasi.

(KODE FILE : JN13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *