Peran Ibu Dalam Memberikan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Putri Dalam Menghadapi Menarche di Desa XX

Menstruasi adalah salah satu perubahan yang menjadi tanda kedewasaan seorang wanita. Secara biologi wanita akan memasuki usia produktif sejak mendapat menstruasi bagi remaja putri. Dimana seorang remaja akan mengalami perubahan baik fisiologis maupun psikologis. Oleh karena itu ibu merupakan pendidik pertama dalam menyampaikan kesehatan reproduksi kepada remaja putri yang sedang mengalami menarche. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan tujuan untuk mengidentifikasi peran ibu dalam memberikan pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja putri dalam menghadapi menarche. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang anaknya sedang menarche di Desa XX. Sampel yang diteliti sebanyak 98 responden dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan kategori peran ibu dalam memberikan pengetahuan tentang menarche mayoritas ibu 53 orang (54%) peran ibu baik, 35 orang dengan kategori cukup (36%), dan 10 orang dengan kategori kurang (10%). Kemudian Peran ibu dalam membimbing dalam menjaga kesehatan reproduksi mayoritas ibu 45 orang (46%) peran ibu baik, 35 orang dengan kategori cukup (36%), dan 18 orang dengan kategori kurang (18%). Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi khususnya pada orangtua yang mempunyai remaja putri.

Kata kunci : Peran Ibu, Pendidikan Kesehatan Reproduksi, Remaja Putri, Menarche

[ KODE FILE : FB20 ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *