Peran Perawat dalam Pengendalian Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit Umum Daerah XX

Infeksi nosokomial adalah infeksi yang didapat pasien selama dirawat yang terjadi selama 72 jam dimana sebelumnya pasien tersebut tidak menunjukkan tanda dan gejala infeksi pada saat masuk rumah sakit. Infeksi nosokomial berkaitan langsung dengan peran perawat dalam pemberian asuhan keperawatan. Adapun peran perawat dalam pemberian asuhan keperawatan untuk mengendalikan terjadinya infeksi nosokomial yaitu menjaga kebersihan rumah sakit yang berpedoman terhadap kebijakan rumah sakit dan praktik keperawatan; pemantauan teknik aseptik termasuk cuci tangan dan penggunaan isolasi; melapor kepada dokter jika ada masalah-masalah atau tanda dan gejala infeksi pada saat pemberian layanan kesehatan; melakukan isolasi jika pasien menunjukkan tanda-tanda dari penyakit menular; membatasi paparan pasien terhadap infeksi yang berasal dari pengujung, staf rumah sakit, pasien lain, atau peralatan yang digunakan untuk diagnosis atau asuhan keperawatan; mempertahankan keamanan peralatan, obat-obatan dan perlengkapan perawatan di ruangan dari penularan infeksi nosokomial. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan teknik random sampling dan didapatkan 61 perawat sebagai sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perawat dalam pengendalian infeksi nosokomial di ruang rawat inap RSUD XX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perawat dalam pengendalian infeksi nosokomial baik sebesar 37,7% dan peran perawat dalam pengendalian infeksi nosokomial cukup baik sebesar 62,3%. Peneliti mengharapkan kepada pihak rumah sakit untuk meninggkatkan mutu asuhan keperawatan dengan mengadakan pelatihan tentang infeksi nosokomial.

[ KODE FILE : ME06 ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *